Dan Cinta Itu…

love-allManusia telah “bercinta” sejak jutaan tahun lalu, sejak Nabi Adam dan Bunda Hawa diciptakan. Namun manusia terus belajar bagaimana cara mencintai dari masa ke masa. Itu dikarenakan cinta adalah perasaan yang tak bisa dirumuskan dengan perhitungan yang baku. Cinta dan cara mencintai manusia tidaklah sama antara satu dengan lainnya. Setiap individu adalah unik dalam soal cinta, bahkan setiap waktu dan keadaan juga unik untuk berlangsungnya sebuah aktualisasi cinta.

Oleh sebab itu, sebagai mahluk Allah yang harus saling mencintai dan menebar kasih sayang antara sesama, kita harus selalu berusaha memahami diri kita dan orang lain. Rumus cinta hari ini belum tentu pas diterapkan untuk besok pagi. Bahkan sesuatu yang saat ini merupakan hal yang bisa menumbuhkan kecintaan antara sesama manusia, boleh jadi semenit kemudian sudah tidak berlaku lagi.

Terus mencoba memahami sesama, adalah cara untuk memupuk cinta dan kasih sayang diantara kita. Banyak-banyak bertoleransi, tenggang rasa, berbaik sangka, mencoba memahami kondisi antara satu manusia dengan manusia lainnya, adalah cara-cara memahami cinta. Rumit, melelahkan, bahkan mungkin membosankan. Namun itulah hidup, yang didalamnya kita memang harus selalu berusaha dan berusaha, tak boleh lelah mencari dan menggapai hal-hal positif.

Diantara hal positif yang tak boleh lelah kita menggapainya adalah cinta diantara sesama manusia. Lalu cinta kepada sesama itu hanya akan menjadi menyenangkan manakala kita membingkainya dengan ketulusan dan dalam rangka cinta kepada-Nya.

Wallahu a’lam

Samarinda 15/12/2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s