Poligami? Maaf, Saya Nggak Minat Debat…

polikuHeboh membahas poiligami… Bukan sebuah kesalahan, bahkan mungkin bagi sebagian sahabat merupakan “ladang dakwah”. Ya, “ladang dakwah” baik bagi yang pro maupun yang anti poligami.

Yang anti beranggapan bahwa para ‘pejuang’ poligami hanyalah orang-orang yang ingin memuaskan hawa nafsu dengan menggunakan dalih agama. Atau jika yang pro poligami tersebut adalah wanita, hanya untuk menutupi penderitaannya dan agar terlihat bahagia didepan umum saja.

Yang pro poligami sebaliknya. Mereka beranggapan bahwa para penentang poligami adalah orang-orang yang tidak kaffah dalam ber-Islam. Mau menjadi pengikut Nabi tapi cara berumah tangga nabi yang notabene poligami tak mau diikuti. Lebih dahsyat lagi bahkan ada tuduhan “kafir” terhadap mereka yang menentang poligami.

Maka dalam debat poligami di grup-grup (baik grup anti maupun pro) terjadilah adu argumen yang seru hingga kadang kala disertai caci maki yang saling berbalasan. Tampak sekali kebanyakan anggota grup yang berdsiskusi (debat?) begitu ‘menikmati’ perang kata-kata yang mereka lakukan.

Saya sendiri adalah orang yang pro poligami, bahkan pelaku poligami. Namun saya kurang suka berdebat soal poligami. Bukan tidak ingin bicara poligami tapi tidak suka saja menjadikan poligami sebagai hal yang terlalu banyak dipertentangkan. Ini hanya soal selera loh, saya tak mencap buruk mereka yang suka ‘debat’ poligami. Hanya saya nya saja yang tidak berselera untuk ikut kegiatan tersebut.

Bicara poligami bagi saya terkadang perlu dan terkadang malah saya tidak suka lalu menghindarinya. Nah, kalau dalam postingan ini, kelihatannya saya lagi merasa perlu bicara poligami ya? he he he. Sekedarnya saja kok… Sebatas memberikan opini dan menyalurkan uneg-uneg. Bukan untuk menyerant, menyindir apalagi menjadikan topik ini sebagai alat untuk memancing ‘kerusuhan’ di dunia maya maupun nyata.

Alhamdulillah saya lebih senang berbicara poligami dengan anak dan istri saya sendiri. Lalu dengan mereka yang tidak mengerti ilmu poligami dan ingin ‘menimba’ ilmunya. Selanjutnya kepada yang anti poligami, namun ingin tahu dengan tulus pandangan dari para pelaku poligami.

Bahkan dengan sesama pelaku poligamipun saya tak serta merta senang bicara poligami. Jika memang dia memiliki pandangan atau ‘madzhab’ yang berbeda dalam poligami, ya saya menghindari untuk memancing adu argumen. Nggak akan membawa manfaat sekiranya dialog ditujukan untuk menampakkan ego dan memaksakan pendapat. Kecuali yang memang ingin bertukar pikiran dengan tulus, berbagi pengalaman dan saling melengkapi tentang aneka metode mensukseskan poligami masing-masing. Kalau seperti itu tentu saya akan antusias melayani bicara.

Poligami (menurut saya) adalah pilihan hidup yang diambil oleh bebrapa orang untuk saling menyukseskan ibadah mereka kepada Allah. Poligami tak perlu dipaksakan karena kemampuan kita beragam. Poligami juga jangan dilarang atau dihujat, karena aneka kekhawatiran kita akan dampak buruk poligami belum tentu terjadi pada semua orang.

Yang jelas Rasulullah SAW dan Rasul-Rasul sebelum beliau kebanyakan berpoligami. Demikian pula dengan banyak sahabat dan orang-orang shaleh, mereka adalah pelaku poligami dalam hidupnya. Perkara apakah mereka lebih lama monogami daripada poligami, menikahi janda ataukah perawan terlebih dahulu, menikah karena ingin menolong ataukah karena untuik menjaga agama, dan beragam alasan lain tak merubah kenyataan bahwa poligami itu telah dilakukan.

Maka… Yang mau poligami Poligamilah jika mampu! Jangan meremehkan apalagi memaki mereka yang belum berpoligami. Yang tidak kepingin poligami ya sudah, tak perlu juga mencaci maki pelaku poligami. Hidupmu adalah hidupmu, hidupku adalah hidupku. Nanti di yaumul akhirat kita akan bertanggung jawab masing-masing atas amal dan keyakinan kita.

Yang penting jangan saling memaki dan mencaci. Berdialoglah dengan santun dan baik… Wallahu a’lamMohon beribu maaf sekiranya ada kalimat yang tak mengenakkan hati..

Samarinda 19 Desember 2013

Abu Muhamamd Asy Syafei

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s